Bob and Me : Celana Buntung

Loading...
Kedekatan dengan sang Maestro, seringkali menjadikan saya sebagai ‘makelar’, baik dalam arti kiasan maupun sebenarnya. 

Beberapa kawan yang kenal dekat, seringkali meminta saya untuk menjadi perantara karena ingin mengundang beliau dalam acara yang diadakannya. Sekali waktu, ada permintaan untuk berbicara di sebuah masjid besar di Jakarta Utara.
Soal waktu, beres. Lokasi, beres. Tempat juga sudah oke. Jadi, hanya menunggu tibanya hari H. Sepertinya tidak ada masalah.
Tinggal sehari lagi, panitia mengontak saya untuk satu permintaan. Penelepon di seberang sana meminta sang Maestro untuk tidak sekedar mengenakan celana buntung, yang menjadi pakaian kebangsaannya. Alasannya, celana buntung tidak menutup aurat. Mungkin bisa pakai celana panjang atau sarung, begitu usulnya.
Saya tahu persis kebiasaan oom. Celana buntung berbahan jeans dan hem kotak-kotak dengan lengan tidak berjahit adalah pakaian sehari-hari beliau. Hanya untuk dua event, beliau rela menanggalkan uniform kebesarannya itu : hadir di acara pernikahan dan saat melayat orang meninggal. Di luar itu, tidak ada tawar-menawar.
Pun ketika beliau berjumpa dengan pak Harto (ketika itu masih presiden), oom santai saja dengan pakaian itu. Dan pak Harto juga bisa menerima. Jadi ketika beliau diundang ke DPR di era orde baru untuk acara dengar pendapat, lalu para anggota DPR tidak berkenan jika oom mengenakan pakaian yang tidak sopan itu, oom dengan senang hati, pulang.
Jadi, sebenarnya saya tahu apa jawaban yang akan saya terima. Walau demikian, permintaan itu saya sampaikan juga. Dan seperti saya duga, saya kena damprat. ‘Mau terima saya seperti ini, atau lu batalin.’
Ahaaaaaai. Saya tidak punya pilihan. Itu juga yang saya sampaikan kepada panitia. Dan akhirnya panitia mengalah. Hanya saja acaranya dipindah ke auditorium mesjid, bukan di area dalam mesjid.
Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/6ea8df0e3e7944ae977cf1fc18799a60?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon