Bob and Me : Manajemen Nyolong Mangga

Loading...
Kata para pakar, orang cerdas mampu membuat sesuatu yang rumit menjadi sederhana. Dan saya yakini, salah satu dari orang jenis itu adalah sang Maestro.

Satu pertanyaan yang sering diajukan dalam seminar adalah mengenai manajemen usaha. Dan beliau menjawab dengan bahasa yang sederhana, dan bisa dimengerti banyak orang. Jitu ...
Per definisi, management is getting things done through the others. Para akademisi biasanya menjelaskan dengan kata-kata yang hampir serupa. Tapi beda dengan sang Maestro. Beliau menjelaskan manajemen dengan peristiwa keseharian. Mencuri mangga.
Jadi, mecuri mangga, seperti yang sering dilakukan anak-anak zaman dahulu adalah peristiwa manajemen. Coba bayangkan. Aku jadi leader di antara 6 orang kawanku, yang merencanakan aksi pencurian mangga.
Maka tugasku adalah mengatur dan membagi tugas kepada semua anggota tim. Tentu saja sesuai dengan kemampuan dan kapasitas masing-masing, dan juga tugas-tugas yang akan dilakukan.
Yang pandai intelijen, bertugas membuat peta lokasi dan sekaligus memastikan kapan pemilik pohon mangga tidak ada di rumah. Tugasnya juga menentukan kapan operasi pencurian mangga akan dilaksanakan.
Aku yang pandai memanjat pohon, tentu bertugas memetik mangga. Akan ada satu orang lagi yang bertugas menangkap mangga yang ku lemparkan dari atas pohon.
Ada juga yang bertugas mengumpulkan mangga agar tidak berserakan dan mudah dibawa. Anak yang teriakannya paling keras, bertugas menjaga di ujung gang. Tugasnya hanya berteriak ketika pemilik pohon datang.
Satu orang lainnya, tidak ikut dalam operasi. Dia bertugas menyiapkan bumbu rujak di tempat yang sudah disepakati bersama. Jadi, mangga sudah bisa langsung dinikmati tanpa harus menunggu lama.
Itulah manajemen. Setuju?
Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/18c95f24f24d4a008eb5f0a15e014fd1?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon