Bob and Me : Kongsi Bisnis

Loading...
‘Jay, tadi ada yang kontak, mau ajak ketemu. Katanya mau konsultasi. Katanya, teman lu. Lu datang ya. 
Tapi nggak usah ikut ngobrol. Rahasia!’ Pagi-pagi oom sudah kontak. Untung tidak ada agenda hari itu. Jadi, bergegas saya ke Kemang.

Saya kenal dengan orang yang mengajak ketemu itu. Saya juga tahu bisnis yang digelutinya. Dan saya mengikuti diskusi itu dari jarak yang tidak terlalu jauh. 
Lumayan, suara keduanya cukup jelas terdengar. Dengan gaya intelijen. Dengan topi yang terpasang di kepala, dan kacamata hitam. Bahasannya, soal kerjasama atau kongsi bisnis.
Apa saran sang Maestro? Lebih baik jalan sendiri. Kalau pun harus kerjasama, join bisnis, pastikan anda yang pegang kendali. Resikonya, anda pegang dan ambil alih tanggung jawab kalau ada kerugian. 
Nggak ada sistem demokrasi di dalam bisnis. Pastilah ada kepentingan pribadi dalam banyak keputusan yang dibuat. Nah, kalau bisnisnya joinan, kongsian, pakai sistem demokratis, musyawarah mufakat, ya tinggal tunggu aja saatnya bubar.
Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/3bc71f340e0c4cca892a5c769372bb2a?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...


EmoticonEmoticon