Loading...
Oom, buat bisnis ini bikin business plan apa nggak?
Ahaaaa. Menarik. Ada beberapa pertanyaan sebelum aku jawab. Tapi biarkan aku menjawab beberapa pertanyaan itu, sendiri.
Pertama, untuk apa membuat business plan? Tentu saja untuk merencanakan apa yang akan kita lakukan dalam bisnis kita. Betul?
Aku mengangguk.
Dua, apa artinya rencana? Tentu saja menjadualkan sesuatu yang akan kita lakukan, di masa yang akan datang.
Tiga, pernah membuat business plan? Tentu pernah.
Empat, dari sekian banyak rencana yang akan kamu lakukan dalam bisnis, berapa persen yang terlaksana, dan berapa persen yang tidak terlaksana? Kali ini kamu yang jawab.
Tergagap-gagap saya menjawab pertanyaan menusuk ini. ‘20-30 persen oom. Maksimal 40 persen lah,’jawab saya sekenanya.
He he. JAdi lebih banyak pekerjaan yang dilakukan tanpa rencana daripada yang sudah direncanakan. Kalau cuma segitu, ngapain bikin rencana? Itu sebabnya saya cuma punya filosofi melangkah. Satu langkah, lalu sikapi. Satu langkah lagi, sikapi lagi. Itu namanya menyikapi rencana Sang Maha Perencana. Nggak ada lawan!
Jleb …
Sumber foto : https://www.facebook.com/photo.php?fbid=1726276642098&set=t.1476691083&type=3&theater
Sumber : https://c.uctalks.ucweb.com/detail/3b4a6a09f2354637a6b72222dda8f7d0?uc_param_str=dnvebichfrmintcpwidsudsvnwpflameefut&stat_entry=personal&comment_stat=1
loading...
Loading...

EmoticonEmoticon